Merawat Pakaian Sesuai Bahan

Keberagaman bahan kain pakaian tentu membutuhkan cara perawatan yang berbeda. Salah merawat pakaian tentu akan membuat pakaian menjadi mudah rusak, warnanya cepat pudar atau bahkan parahnya lagi terkoyak. Nah, kali ini kami akan membagi tips merawat pakaian yang benar sesuai dengan jenis material kain yang digunakan.

Denim

Pakaian berbahan denim sebelum direndam dan dicuci, sebaiknya dipisahkan dari jenis bahan lain seperti katun atau chiffon. Rendam dan cuci menggunakan air hangat agar kotoran yang melekat akan mudah hilang. Pakaian berbahan denim dianjurkan untuk dicuci setelah dua kali pemakaian , karena jika terlalu sering dipakai dapat merubah warna dan bentuknya. Saat menjemur hindari terkena matahari langsung, juga saat menyetrika balik sisi dalam celana dan jangan disetrika dlam keadaan lembab. Simpan denim dengan cara digantung

Kulit

Menghilangkan noda di bahan kulit sebaiknya di uji terlebih dahulu daya tahan kulit tersebut, jika tidak timbul reaksi apa-apa pada kulit tersebut kamu dapat melanjutkan membersihkan bagian lainnya. Untuk menghilangkan kerutan pada kulit dapt dilakukan dengan cara disetrika ( setrika di-set untuk bahan rayon, lalu alaskan dengan kertas coklat). Bahan kulit sebaiknya disimpan menggunakan hanger lebar yang dilengkapi bantalan. Gunakan lotion kulit setiap 3 bulan sekali lalu semprotkan cairan pelindung kulit.

Rajut

Mencuci bahan rajut dapat menggunakan air hangat yang ditempatkan kedalam wadah lalu masukkan pakaian berbahan rajut tersebut. Tuangkan deterjen khusus atau soft detergen untuk bahan halus, jika tidak ada kamu dapat menggunakan sabun bayi. Kucek pakaian secara perlahan dengan lembut, jangan diperas terlalu keras karena dapat mengubah struktur bahan. Ada trik khusus untuk memerasnya.

Kamu cukup meletakkan handuk kering kemudian taruh baju berbahan rajut diatasnya, gulung handuk seperti membuat roll, kemudian tekan-tekan hingga menyerap, lakukan sampai kering. Simpan dengan cara dilipat dua jangan digantung karena dapat melar.

Wol dan Cashmere

Mencuci pakaian berbahan wool tampaknya memang tak sulit, namun salah mencuci dapat mengakibatkan warnanya pudar dan bahan seratnya keluar.

Cara terbaik mencuci bahan ini adalah dengan menggunakan deterjen khusus dan tidak menggantungnya. Lebih baik saat menjemur diletakkan di sebuah tempat yang datar, dan saat sudah kering dilipat rapi serta disusun di rak.

Suede

Merupakan bahan yang sangat hangat, lembut dan penuh gaya. Menyikatnya dengan sikat cucian akan membuat bahan ini rusak, demikian juga mencuci dengan mesin cuci. Sehingga, hand washing adalah teknik paling tepat. Ambil handuk mandi, bahasi dengan air dingin dan tepuk-tepuk bahan ini hingga kotorannya menempel di handuk dan keluar. Untuk bahan ini, cukup diangin-anginkan saja, dan tidak untuk dijemur di bawah sinar matahari.

Katun

Bahan ini sebenarnya paling mudah dirawat, karena tak terlalu banyak membutuhkan perlakukan khusus. Kecuali, warnanya yang memang mudah pudar. Untuk itu, usahakan selalu menggunakan air dingin dan tidak menjemurnya di tempat yang terlalu panas. Mungkin lebih baik menjemur pakaian jenis ini di tempat teduh yang masih terekspose sedikit sinar matahari.

Sutra

Perlu diingat bahwa bahan ini merupakan bahan yang sangat lembut dan anggun saat dikenakan. Untuk itu, perlakukan spesial dan lembutpun harus diberikan kepada bahan sutra. Gunakan mode delicate pada mesin cuci dan pastikan deterjen yang Anda gunakan juga deterjen yang khusus.

Tambahkan juga pelembut pakaian agar ia tetap terjaga kehalusannya.

Chiffon

Bahan chiffon merupakan salah satu bahan favorit Alex Perry, terutama untuk evening dress. Di mana bahan ini akan tampil sempurna dengan keanggunannya saat bergerak seturut tubuh orang yang mengenakan.

Bahan ini mudah sekali menyusut dan terkadang tidak kembali ke bentuk semula seperti di awal kita membelinya. Untuk itu disarankan agar tidak memerasnya, tetapi membiarkan ia kering alami.

Nylon

Merupakan materi pakaian yang sangat ringan namun kuat, mudah dirawat dan warnanya cenderung tak mudah pudar. Namun, ia sangat mudah menyerap warna lain, sehingga Anda harus benar-benar memisahkannya dari warna yang mudah luntur agar warna aslinya tak berubah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top